• Mau dikirim barang terlebih dahulu? Silahkan Hubungi 082 321 099 777. Klik untuk Syarat & ketentuan

Sejarah Diabetes

Sejarah Diabetes – Sejarah Diabetes Mellitus – Sejarah DM,-

Sejarah Diabetes

Sejarah Diabetes

Pada 1552 SM (Sebelum Masehi), di Mesir dikenal penyakit yang ditandai dengan sering kencing dan dalam jumlah yang banyak (yang disebut dengan poliurial) serta penurunan berat M badan yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Kemudian pada 400 SM, seorang penulis India yang bernama Sushratha menyebut penyakit tersebut dengan “penyakit kencing madu” (honey urine disease).

Nama penyakit tersebut dikenal luas di kalangan niasyarakat dunia dan sangat populer di kalangan medis pada masa itu. Seiring perjalanan waklu, pada 200 SM tersebutlah Aretaeus yang memberi nama penyakit tersebut dengan “diabetes mellitus”. Diabetes berarti “mengalir terus” dan Mellitus berarti “rnanis”. Penamaan tersebut berdasarkan ciri-ciri yang terjadi pada penderitanya. Disebut Diabetes karena penderita minum terus- menerus dan dalam jumlah yang banyak (atau polidipsia), yang kemudian “mengalir terus” berupa air seni (urine); sedangkanpenyebutan Mellitus berdasarkan pada fakta air seni penderita mengandung gula (manis).

Pada dasarnya, DM terjadi karena tubuh Anda kekurangan hormon insulin atau hormon insulin yang ada tidak mencukupi kebutuhan, atau tidak dapat bekerja normal. Padahal hormon insulin mempunyai peranan utama untuk mengatur kadar glukosa (= gula) di dalam darah menjadi sekitar 60-120 mg/ dL pada waktu puasa dan di bawah 200 mg/dL pada dua jam sesudah makan.

Jumlah penderita diabetes

Adanya pertambahan jumlah diabetes dari tahun ke tahun mendorong dilakukannya penelitian serius untuk menemukan obat DM. Akhirnya, ditemukanlah hormon insulin (buatan) pada 1921 oleh Banting dan Best di Kanada. Hormon insulin buatan ini sangat berperan besar dalam penyembuhan penyakit DM. Hormon yang ditemukan oleh Banting dan Best ini telah menekan angka kematian dan keguguran pada ibu-ibu diabetisi yang hamil.

Penelitian tentang pengobatan DM semakin berkembang. Se- iring dengan kemajuan Zaman, ditemukan pula obat DM yang berupa tablet. Obat ini ditemukan oleh Franke dan Fuchs pada 1954. Obat ini dinamakan tablet OAD (Obat Anti Diabetes). Peng- gunaannya yang lebih praktis dan sudah terukur kadar maupun dosisnya, menyebabkan penggunaan OAD ini berkembang lebih pesat daripada pengobatan DM dengan rnenggunakan insulin. OAD pun menjadi demikian populer di seluruh dunia dengan berbagai jenis dan indikasi penggunaannya.

Hingga saat ini, penggunaan insulin dan tablet OAD masih menjadi andalan untuk melakukan penyembuhan terhadap DM. Kedua obat tersebut memang tidak mampu menyembuhkan DM secara total atau hilang sama sekali. Fungsinya hanyalah untuk memenuhi kebutuhan insulin dan menurunkan kadar gula dalam darah sehingga metabolisme tubuh dapat berjalan dengan normal. Sejak itulah, penanganan terhadap penyakit DM menjadi semakin terarah dan dapat terkontrol. Dengan demikian risiko- risiko yang lebih parah akibat terj adinya komplikasi dapat dihindari. Kematian yang disebabkan oleh DM pun dari tahun ke tahun dapat ditekan. Meskipun penanganan DM semakin canggih dan maju, jurnlah penderita DM terus bertambah. Ini terjadi karena perubahan gaya hidup modern yang tidak mengutamakan keseimbangan hidup dan kebanyakan orang maunya segala sesuatu yang instan, meskipun tidak sehat dalam jangka panjang.

Silahkan baca juga artikel yang berkaitan dengan Sejarah Diabetes di bawah ini:

Sejarah Diabetes

Tagged , . Bookmark the permalink.
  • Mau dikirim barang terlebih dahulu? Silahkan Hubungi 082 321 099 777. Klik untuk Syarat & ketentuan